Ekonomi Makro Agregat
Dibagikan oleh pengguna Flashcards.gg · dibuat dengan AI · Laporkan set ini
Kumpulan definisi istilah-istilah penting dalam ekonomi makro dan kegiatan ekonomi agregat. Dirancang untuk mahasiswa dan pelajar.
Ketuk kartu untuk membalik
Kartu · 50
- Ekonomi Makro
- Cabang ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku, struktur, kinerja, dan pengambilan keputusan ekonomi secara keseluruhan atau agregat.
- Produk Domestik Bruto (PDB)
- Nilai pasar total dari semua barang dan jasa akhir yang diproduksi di dalam batas wilayah suatu negara selama periode waktu tertentu.
- Produk Nasional Bruto (PNB)
- Total nilai pasar semua produk akhir yang dihasilkan oleh faktor produksi milik warga negara, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
- PDB Nominal
- Nilai PDB yang dihitung menggunakan harga pasar yang berlaku saat barang dan jasa tersebut diproduksi, tanpa penyesuaian inflasi.
- PDB Riil
- Nilai PDB yang dinilai berdasarkan harga konstan tahun dasar untuk mengukur output fisik tanpa pengaruh perubahan harga atau inflasi.
- Deflator PDB
- Ukuran tingkat harga yang dihitung dengan membagi PDB nominal dengan PDB riil kemudian dikalikan seratus.
- Inflasi
- Kenaikan tingkat harga barang dan jasa secara umum dan terus-menerus dalam suatu perekonomian selama periode waktu tertentu.
- Deflasi
- Penurunan tingkat harga umum barang dan jasa secara terus-menerus, sering dikaitkan dengan penurunan permintaan agregat.
- Stagflasi
- Kondisi ekonomi di mana pertumbuhan ekonomi melambat atau mandek, pengangguran tinggi, dan disertai inflasi yang tinggi.
- Permintaan Agregat (AD)
- Total kuantitas barang dan jasa akhir yang diminta oleh seluruh sektor ekonomi pada berbagai tingkat harga tertentu.
- Penawaran Agregat (AS)
- Total penawaran barang dan jasa yang diproduksi oleh perusahaan dalam suatu perekonomian pada tingkat harga tertentu.
- Penawaran Agregat Jangka Pendek (SRAS)
- Kurva penawaran agregat yang mengasumsikan harga input seperti upah bersifat kaku (sticky) dalam jangka pendek.
- Penawaran Agregat Jangka Panjang (LRAS)
- Kurva penawaran agregat vertikal yang mencerminkan tingkat output potensial ekonomi ketika semua harga dan upah telah fleksibel.
- Tingkat Pengangguran
- Persentase angkatan kerja yang tidak memiliki pekerjaan dan sedang aktif mencari pekerjaan.
- Pengangguran Friksional
- Pengangguran sementara yang terjadi karena pekerja berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain atau baru memasuki angkatan kerja.
- Pengangguran Struktural
- Pengangguran yang timbul akibat ketidaksesuaian antara keterampilan tenaga kerja dengan keterampilan yang dibutuhkan pasar.
- Pengangguran Siklikal
- Pengangguran yang disebabkan oleh penurunan kegiatan ekonomi agregat atau resesi dalam siklus bisnis.
- Tingkat Pengangguran Alami (NRU)
- Tingkat pengangguran normal ketika perekonomian berada pada kondisi kesempatan kerja penuh, terdiri dari pengangguran friksional dan struktural.
- Kebijakan Fiskal
- Kebijakan pemerintah yang mengatur pengeluaran negara dan perpajakan untuk memengaruhi kinerja ekonomi agregat.
- Kebijakan Fiskal Ekspansif
- Kebijakan fiskal dengan meningkatkan belanja pemerintah atau memotong pajak untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi.
- Kebijakan Fiskal Kontraksioner
- Kebijakan memotong pengeluaran pemerintah atau menaikkan pajak untuk mengendalikan inflasi dan menurunkan defisit.
- Kebijakan Moneter
- Tindakan bank sentral dalam mengelola jumlah uang beredar dan suku bunga untuk mencapai stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi.
- Operasi Pasar Terbuka
- Alat kebijakan moneter berupa penjualan atau pembelian surat berharga pemerintah oleh bank sentral untuk mengatur likuiditas.
- Rasio Cadangan Wajib
- Persentase minimum simpanan nasabah yang harus disimpan oleh bank umum di bank sentral sebagai cadangan.
- Tingkat Diskonto
- Suku bunga yang dikenakan bank sentral atas pinjaman jangka pendek yang diberikan kepada bank-bank komersial.
- Siklus Bisnis
- Fluktuasi periodik naik turunnya aktivitas ekonomi agregat di sekitar tren pertumbuhan jangka panjang.
- Resesi
- Penurunan signifikan dalam aktivitas ekonomi yang tersebar luas dan berlangsung lebih dari beberapa bulan, biasanya diukur dari PDB negatif dua kuartal.
- Konsumsi (C)
- Total pengeluaran oleh rumah tangga untuk pembelian barang konsumsi dan jasa akhir.
- Investasi (I)
- Pengeluaran agregat untuk barang modal, inventaris, dan struktur bangunan yang digunakan untuk memproduksi barang di masa depan.
- Pengeluaran Pemerintah (G)
- Pengeluaran negara untuk barang dan jasa publik, tidak mencakup pembayaran transfer seperti subsidi.
- Ekspor Neto (NX)
- Nilai total ekspor barang dan jasa suatu negara dikurangi nilai total impor barang dan jasa negara tersebut.
- Pendapatan Nasional
- Total pendapatan yang diterima oleh seluruh pemilik faktor produksi dalam suatu negara selama satu periode.
- Pendapatan Disposabel
- Pendapatan pribadi yang tersisa setelah dikurangi pembayaran pajak langsung, siap digunakan untuk konsumsi atau tabungan.
- Marginal Propensity to Consume (MPC)
- Porsi atau persentase tambahan pendapatan yang dialokasikan rumah tangga untuk pengeluaran konsumsi.
- Marginal Propensity to Save (MPS)
- Fraksi atau porsi dari setiap tambahan unit pendapatan yang dialokasikan rumah tangga untuk ditabung.
- Efek Pengganda (Multiplier Effect)
- Fenomena di mana perubahan awal dalam pengeluaran otonom menghasilkan perubahan yang lebih besar pada total pendapatan agregat.
- Arus Melingkar Pendapatan
- Model ekonomi yang menggambarkan perputaran uang, barang, dan faktor produksi antarsektor ekonomi seperti rumah tangga dan perusahaan.
- Neraca Pembayaran
- Catatan sistematis atas seluruh transaksi ekonomi internasional antara penduduk suatu negara dengan negara lain dalam periode tertentu.
- Neraca Perdagangan
- Bagian dari neraca berjalan yang mencatat perbedaan selisih nilai moneter antara ekspor dan impor barang fisik.
- Kurs Valuta Asing
- Harga satu mata uang domestik yang dinyatakan dalam satuan mata uang negara asing.
- Output Potensial
- Tingkat output riil maksimum yang dapat diproduksi secara berkelanjutan oleh perekonomian saat seluruh sumber daya digunakan penuh.
- Kesenjangan Output (Output Gap)
- Selisih antara output aktual suatu perekonomian dengan output potensialnya.
- Kesenjangan Resesioner
- Kondisi ketika output aktual berada di bawah output potensial, mencerminkan adanya kapasitas menganggur dalam ekonomi.
- Kesenjangan Inflasioner
- Kondisi ketika output agregat aktual melebihi output potensial jangka panjang sehingga memicu tekanan inflasi.
- Kurva Phillips
- Konsep grafis yang menggambarkan hubungan terbalik jangka pendek antara tingkat inflasi dan tingkat pengangguran.
- Hipotesis Pendapatan Permanen
- Teori konsumsi yang menyatakan bahwa konsumsi seseorang ditentukan oleh perkiraan pendapatan jangka panjangnya, bukan pendapatan saat ini.
- Crowding Out Effect
- Fenomena penurunan investasi sektor swasta akibat peningkatan belanja pemerintah yang didanai pinjaman sehingga menaikkan suku bunga.
- Indeks Harga Konsumen (IHK)
- Indeks yang mengukur perubahan rata-rata harga sekeranjang barang dan jasa yang dikonsumsi secara rutin oleh rumah tangga.
- Uang Beredar (M1)
- Komponen jumlah uang beredar yang paling likuid, mencakup uang kartal berupa kertas dan logam serta rekening giro perbankan.
- Uang Beredar (M2)
- Definisi uang dalam arti luas, mencakup seluruh komponen M1 ditambah uang kuasi seperti tabungan dan deposito berjangka.