Kosakata Ame (Bahasa Jepang) 2
Set kosakata bahasa Jepang untuk penutur bahasa Indonesia ini berfokus pada perbedaan kata ame yang berarti hujan dan permen beserta konteks penggunaannya.
Kartu · 51
- 雨 (あめ)
- Hujan. Pitch accent: Atamadaka [1] (tinggi-rendah). Nada turun setelah suku kata pertama.
- 飴 (あめ)
- Permen. Pitch accent: Heiban [0] atau Odaka [2] (rendah-tinggi). Nada naik pada suku kata kedua.
- 雨が降る (あめがふる)
- Hujan turun. Partikel ga bernada rendah mengikuti aksen nada 雨 (atamadaka).
- 飴を食べる (あめをたべる)
- Makan permen. Partikel o tetap tinggi mengikuti aksen nada 飴 (heiban).
- 大雨 (おおあめ)
- Hujan lebat atau hujan deras.
- 小雨 (こさめ)
- Gerimis atau hujan rintik-rintik.
- 飴玉 (あめだま)
- Permen butir keras berbentuk bulat.
- 雨具 (あまぐ)
- Perlengkapan hujan, seperti payung atau jas hujan (bacaan 雨 berubah menjadi ama).
- 水飴 (みずあめ)
- Mizuame; sirup pati manis kental khas Jepang yang sering digunakan sebagai pemanis permen.
- 雨宿り (あまやどり)
- Berteduh dari hujan.
- 暴風雨 (ぼうふうう)
- Badai hujan disertai angin kencang.
- 棒付き飴 (ぼうつきあめ)
- Permen lolipop atau permen bertangkai.
- 酸性雨 (さんせいう)
- Hujan asam.
- 飴細工 (あめざいく)
- Seni patung atau kerajinan tangan tradisional dari lelehan permen.
- 雨戸 (あまど)
- Pintu geser pelindung badai atau jendela luar tradisional Jepang.
- にわか雨 (にわかあめ)
- Hujan mendadak atau hujan tiba-tiba.
- 綿飴 (わたあめ)
- Kembang gula atau permen kapas (sering juga disebut watagashi).
- 梅雨 (つゆ / ばいう)
- Musim hujan awal musim panas di Jepang (secara harfiah: hujan prem).
- のど飴 (のどあめ)
- Permen pelega tenggorokan.
- 雨傘 (あまがさ)
- Payung hujan (khusus membedakannya dari higasa atau payung pelindung panas).
- 雨水 (あまみず / うすい)
- Air hujan.
- 雨雲 (あまぐも)
- Awan hujan (awan mendung gelap pembawa hujan).
- 飴色 (あめいろ)
- Warna karamel kuning kecokelatan transparan seperti sirup permen matang.
- 雨季 (うき)
- Musim hujan (kebalikan dari kanki: musim kemarau).
- 雨漏り (あまもり)
- Kebocoran atap akibat hujan.
- 雨乞い (あまごい)
- Ritual atau doa memohon turunnya hujan.
- 千歳飴 (ちとせあめ)
- Permen panjang merah-putih lambang panjang umur yang diberikan pada festival Shichi-Go-San.
- 豪雨 (ごうう)
- Hujan sangat deras atau hujan lebat yang ekstrem.
- 雨模様 (あめもよう)
- Tanda-tanda akan turun hujan atau cuaca mendung bersiap hujan.
- 通り雨 (とおりあめ)
- Hujan lewat sebentar yang lekas reda.
- 雨音 (あまおと)
- Suara rintik atau deru jatuhnya tetesan air hujan.
- 飴と鞭 (あめとむち)
- Peribahasa wortel dan tongkat (hadiah dan hukuman untuk membujuk atau mendisiplinkan).
- 霧雨 (きりさめ)
- Hujan kabut halus atau gerimis yang sangat rapat menyerupai kabut.
- 雷雨 (らいう)
- Hujan badai disertai guntur dan petir.
- 黒飴 (くろあめ)
- Permen gula merah tradisional yang dibuat dari gula tebu hitam (kuromitsu).
- 雨天 (うてん)
- Cuaca hujan (sering dipakai dalam pengumuman acara, misal: 'dibatalkan jika hujan').
- 金平糖 (こんぺいとう)
- Permen gula kristal berbintik runcing khas Jepang yang tergolong jenis permen kering kuno.
- 雨上がり (あめあがり)
- Saat sesaat setelah hujan reda.
- 秋雨 (あきさめ / しゅうう)
- Hujan terus-menerus yang sering terjadi pada awal musim gugur di Jepang.
- 雨量 (うりょう)
- Curah hujan atau volume curahan air hujan.
- 春雨 (はるさめ)
- Hujan rintik lembut di musim semi; juga berarti soun (bihun pati).
- 長雨 (ながめ)
- Hujan berkepanjangan yang turun berhari-hari tanpa henti.
- 雨宿りする (あまやどりする)
- Mengambil tempat berteduh sementara menanti hujan reda.
- 林檎飴 (りんごあめ)
- Permen apel bertangkai bersalut sirup gula merah keras yang populer di festival matsuri.
- 降雨 (こうう)
- Curahan hujan atau peristiwa jatuhnya hujan (istilah meteorologi formal).
- 雨滴 (うてき)
- Tetesan air hujan.
- 雨過天晴 (うかてんせい)
- Ungkapan empat huruf (yojijukugo): langit kembali cerah sehabis hujan reda; masalah telah berlalu.
- 飴をしゃぶる (あめをしゃぶる)
- Mengulum atau mengisap permen di mulut secara perlahan.
- 雨夜 (あまよ / うや)
- Malam hari ketika sedang turun hujan.
- 雨晴 (あまばれ)
- Cuaca yang kembali cerah setelah hujan berhenti turun.
- 雨脚 (あまあし)
- Garis-garis berkas jatuhnya hujan yang terlihat melintasi udara saat hujan lebat.