Penjaskes: Kebugaran, Atletik & Sofbol
Dibagikan oleh pengguna Flashcards.gg · dibuat dengan AI · Laporkan set ini
Kumpulan materi penjaskes tentang kebugaran jasmani, atletik, dan permainan sofbol. Dirancang untuk siswa sekolah.
Ketuk kartu untuk membalik
Kartu · 52
- Kebugaran Jasmani
- Kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas sehari-hari tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan serta masih memiliki cadangan energi.
- Daya Tahan Kardiorespirasi
- Kemampuan jantung dan paru-paru memompa oksigen ke otot yang bekerja selama aktivitas fisik berkelanjutan.
- Kekuatan Otot (Muscular Strength)
- Jumlah tenaga maksimal yang dapat dihasilkan oleh otot atau sekelompok otot dalam satu kali usaha maksimal.
- Daya Tahan Otot (Muscular Endurance)
- Kemampuan otot untuk berkontraksi secara berulang atau menahan beban dalam jangka waktu yang lama.
- Kelenturan (Flexibility)
- Rentang gerak maksimal yang dapat dilakukan oleh sendi tanpa menimbulkan rasa sakit atau cedera.
- Komposisi Tubuh
- Perbandingan proporsi antara massa lemak tubuh dan massa bebas lemak (otot, tulang, dan air).
- Kecepatan (Speed)
- Kemampuan untuk melakukan gerakan terus-menerus dalam bentuk yang sama dalam waktu sesingkat-singkatnya.
- Kelincahan (Agility)
- Kemampuan tubuh untuk mengubah arah dan posisi dengan cepat dan tepat tanpa kehilangan keseimbangan.
- Daya Ledak (Power)
- Kombinasi antara kekuatan dan kecepatan untuk mengerahkan tenaga maksimal dalam waktu sangat singkat.
- Keseimbangan (Balance)
- Kemampuan mempertahankan pusat gravitasi tubuh di atas bidang tumpuan, baik saat diam maupun bergerak.
- Koordinasi (Coordination)
- Kemampuan mengintegrasikan berbagai sistem sensorik dan motorik untuk menghasilkan gerakan tubuh yang teratur dan efisien.
- Waktu Reaksi (Reaction Time)
- Jangka waktu antara penerimaan rangsangan atau stimulus dengan dimulainya respon gerakan pertama tubuh.
- Tes Cooper 2,4 km
- Tes lari sepanjang 2,4 kilometer untuk mengukur kapasitas aerobik dan daya tahan kardiorespirasi seseorang.
- Tes Bleep (Beep Test / MFT)
- Tes lari bolak-balik berjarak 20 meter bertingkat dengan sinyal suara untuk mengukur VO2 Max.
- Tes Sit and Reach
- Tes kebugaran jasmani untuk mengukur tingkat kelenturan punggung bawah dan otot hamstring.
- Tes Push-Up
- Tes untuk mengukur kekuatan dan daya tahan otot lengan atas, dada, dan bahu.
- Tes Sit-Up
- Tes untuk mengukur kekuatan dan daya tahan otot perut selama periode waktu tertentu (biasanya 60 detik).
- Tes Lari Cepat 50 Meter
- Tes fisik untuk mengukur tingkat kecepatan lari seseorang dalam jarak pendek.
- Tes Shuttle Run
- Tes lari bolak-balik memindahkan benda dengan jarak tertentu untuk mengukur kelincahan.
- Tes Vertical Jump
- Tes lompat tegak ke atas dari posisi diam untuk mengukur daya ledak (power) otot tungkai.
- Indeks Massa Tubuh (IMT)
- Metode perhitungan berat badan dibagi kuadrat tinggi badan untuk mengkategorikan status berat badan seseorang.
- Atletik: Lari Jarak Pendek (Sprint)
- Nomor lari 100m, 200m, dan 400m di mana pelari harus mengerahkan kecepatan maksimal sejak awal start.
- Start Jongkok (Crouch Start)
- Posisi awalan yang wajib digunakan dalam perlombaan lari jarak pendek menggunakan bantuan start block.
- Start Melayang (Flying Start)
- Teknik awalan yang digunakan khusus oleh pelari kedua, ketiga, dan keempat dalam nomor lari estafet.
- Start Berdiri (Standing Start)
- Posisi start awal yang digunakan untuk nomor lari jarak menengah dan jarak jauh.
- Lari Estafet
- Nomor lari beregu di mana empat pelari berurutan membawa dan memindahkan tongkat estafet ke rekan satu tim.
- Wissel Zone
- Zona pergantian tongkat berjarak 20 meter pada lari estafet tempat tongkat harus diserahkan.
- Lari Gawang (Hurdles)
- Nomor lari rintangan di lintasan atletik dengan melompati sejumlah gawang pada ketinggian tertentu.
- Lompat Jauh Gaya Jongkok (Ortodoks)
- Gaya lompat jauh di mana pelompat menarik kedua lutut mendekati dada saat berada di udara.
- Lompat Jauh Gaya Berjalan di Udara (Walking in the Air)
- Gaya melayang dengan menggerakkan kedua kaki seperti melangkah atau berjalan untuk menjaga keseimbangan.
- Papan Tolakan (Take-off Board)
- Balok kayu di tepi bak pasir lompat jauh sebagai tumpuan kaki terakhir sebelum melayang.
- Lompat Tinggi Gaya Fosbury Flop
- Teknik lompat tinggi modern di mana punggung pelompat menghadap ke arah mistar saat melintasinya.
- Lompat Jangkit (Triple Jump)
- Nomor lompat yang terdiri dari rangkaian tiga fase berturut-turut: hop (jingkat), step (langkah), dan jump (lompat).
- Tolak Peluru Gaya O'Brien (Glide)
- Teknik tolak peluru dengan posisi membelakangi arah lemparan sebelum melakukan luncuran dan tolakan.
- Tolak Peluru Gaya Ortodoks (Menyamping)
- Teknik menolak peluru di mana atlet berdiri menyamping terhadap arah sektor sasaran lemparan.
- Lempar Lembing
- Cabang atletik lempar dengan melemparkan lembing sejauh mungkin setelah melakukan awalan lari.
- Lempar Cakram
- Nomor lempar yang menggunakan piringan kayu berbingkai logam yang dilemparkan dari dalam lingkaran putar.
- Jalan Cepat (Race Walking)
- Disiplin jalan atletik di mana kontak kaki dengan tanah tidak boleh terputus dan lutut harus lurus saat mendarat.
- Sofbol: Pitcher
- Pemain bertahan yang bertugas melempar bola ke arah batter dari pitcher's plate.
- Sofbol: Catcher
- Pemain bertahan yang berposisi di belakang home plate untuk menangkap lemparan bola dari pitcher.
- Sofbol: Batter
- Pemain menyerang yang bertugas memukul bola lemparan pitcher dari batter's box.
- Sofbol: Strike Zone
- Area imajiner di atas home plate yang berada di antara ketiak dan bagian atas lutut pemukul.
- Sofbol: Ball
- Kondisi di mana lemparan pitcher berada di luar strike zone dan batter tidak mengayunkan tongkatnya.
- Sofbol: Strike
- Kondisi lemparan sah melewati strike zone atau batter mengayunkan tongkat pemukul dan gagal mengenainya.
- Sofbol: Home Run
- Pukulan sah melambung melewati pagar batas luar lapangan sehingga pemukul dapat mengelilingi semua base.
- Sofbol: Inning
- Babak permainan sofbol yang terdiri dari satu giliran memukul dan satu giliran bertahan untuk masing-masing tim.
- Sofbol: Force Out
- Kondisi pelari mati karena pemain bertahan menginjak base tujuan sambil memegang bola saat pelari terpaksa maju.
- Sofbol: Tag Out
- Mematikan pelari base dengan cara menyentuhkan bola (atau glove berisi bola) langsung ke tubuh pelari.
- Sofbol: Fly Out
- Batter dinyatakan mati karena bola hasil pukulannya langsung ditangkap pemain bertahan sebelum menyentuh tanah.
- Sofbol: Bunt
- Pukulan pelan tanpa ayunan penuh dengan menahan bat agar bola jatuh bergulir perlahan dekat home plate.
- Sofbol: Stealing (Mencuri Base)
- Tindakan pelari base berlari maju ke base berikutnya saat bola baru saja lepas dari tangan pitcher.
- Sofbol: Mercy Rule
- Aturan penghentian pertandingan lebih awal jika salah satu tim unggul selisih angka sangat besar pada inning tertentu.