Sistem Pencernaan Manusia 2

Dibagikan oleh pengguna Flashcards.gg · dibuat dengan AI · Laporkan set ini

Materi tentang organ dan enzim dalam sistem pencernaan manusia untuk pelajar.

50 kartu Bahasa Indonesia Tingkat: Sekolah Tubuh manusia Dipublikasikan
Versi yang lebih lengkap dari set ini: Sistem Pencernaan Manusia (58 kartu)
Ketuk kartu untuk membalik

Kartu · 50

Kelenjar Saliva (Mulut)
Menghasilkan air liur yang mengandung enzim ptialin (amilase) dan lendir untuk melumasi makanan.
Enzim Ptialin (Amilase Saliva)
Memecah amilum (pati) menjadi maltosa dan dekstrin dalam lingkungan pH netral di mulut.
Enzim Lisozim (Mulut)
Menghidrolisis dinding sel bakteri untuk memberikan perlindungan antibakteri awal pada makanan.
Lendir Musin (Mulut)
Melumasi partikel makanan agar mudah dibentuk menjadi bolus dan ditelan melalui esofagus.
Esofagus (Kerongkongan)
Menyalurkan bolus dari rongga mulut ke lambung melalui gerakan kontraksi otot yang disebut peristaltik.
Gerak Peristaltik
Gelombang kontraksi dan relaksasi ritmis otot polos saluran cerna untuk mendorong bolus atau kimus.
Kardia Lambung
Bagian pintu masuk lambung yang mencegah asam lambung dan kimus mengalir kembali ke esofagus.
Asam Klorida (HCl Lambung)
Membunuh patogen pada makanan, mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin, dan menyediakan pH asam (1-2).
Pepsinogen
Zimogen (proenzim inaktif) yang diubah oleh asam lambung menjadi enzim protease aktif pepsin.
Enzim Pepsin
Memecah ikatan peptida dalam protein rantai panjang menjadi peptida yang lebih pendek (pepton).
Enzim Renin
Menggumpalkan kasein susu pada mamalia muda agar dapat dicerna lebih lanjut oleh pepsin.
Lipase Gastrik
Memulai hidrolisis sebagian kecil trigliserida menjadi digliserida dan asam lemak di lambung.
Faktor Intrinsik Lambung
Glikoprotein dari sel parietal lambung yang mengikat vitamin B12 untuk penyerapan di ileum.
Mukus Lambung (Bikarbonat)
Lapisan lendir alkalin yang melindungi dinding mukosa lambung dari pencernaan diri oleh HCl dan pepsin.
Sfingter Pilorus
Cincin otot yang mengatur pelepasan kimus secara berkala dari lambung masuk ke duodenum.
Kimus (Chyme)
Massa semifluid kental hasil pencernaan mekanik dan kimiawi makanan bercampur cairan lambung.
Hormon Gastrin
Dihasilkan sel G lambung untuk merangsang produksi HCl dan motilitas lambung.
Duodenum (Usus Dua Belas Jari)
Lokasi utama pencernaan kimiawi tempat bertemunya kimus dengan getah empedu dan getah pankreas.
Hormon Sekretin
Merangsang sekresi ion bikarbonat oleh pankreas untuk menetralkan keasaman kimus di duodenum.
Hormon Kolesistokinin (CCK)
Merangsang kontraksi kantung empedu dan pelepasan enzim pencernaan oleh pankreas ke duodenum.
Bikarbonat Pankreas
Menaikkan pH kimus asam menjadi netral-basa sehingga enzim-enzim usus halus dapat bekerja optimal.
Cairan Empedu
Dihasilkan oleh hati dan disimpan di kantung empedu; berfungsi mengemulsi lemak menjadi tetesan kecil.
Emulsifikasi Lemak
Proses fisik pemecahan tetesan lipid besar menjadi misel kecil guna memperluas area kerja enzim lipase.
Tripsinogen
Bentuk inaktif tripsin dari pankreas yang diaktivasi oleh enzim enterokinase di mukosa usus halus.
Enterokinase (Enteropeptidase)
Enzim perbatasan sikat duodenum yang memotong tripsinogen inaktif menjadi enzim aktif tripsin.
Enzim Tripsin
Protease yang memecah protein/pepton menjadi peptida serta mengaktifkan zimogen pankreas lainnya.
Kimotripsin
Endopeptidase pankreas yang diaktifkan oleh tripsin untuk menghidrolisis ikatan peptida spesifik.
Karboksipeptidase Pankreas
Eksopeptidase yang memutus asam amino dari ujung karboksil (-COOH) rantai peptida.
Amilase Pankreas (Amilopsin)
Menghidrolisis sisa polisakarida (amilum) di lumen usus halus menjadi maltosa dan oligosakarida.
Lipase Pankreas (Steapsin)
Menghidrolisis trigliserida yang teremulsi menjadi monogliserida dan asam lemak bebas.
Kolipase
Kofaktor protein pankreas yang membantu lipase mengikat permukaan tetesan lemak teremulsi.
Nuklease Pankreas
Enzim (ribonuklease dan deoksiribonuklease) yang menguraikan rantai RNA dan DNA menjadi nukleotida.
Jejunum (Usus Kosong)
Bagian usus halus dengan lipatan vili melimpah yang aktif menyerap nutrisi hasil pencernaan kimiawi.
Enzim Maltase
Enzim brush border usus halus yang menghidrolisis disakarida maltosa menjadi dua molekul glukosa.
Enzim Sukrase
Memecah sukrosa menjadi satu molekul glukosa dan satu molekul fruktosa di permukaan mikrovili.
Enzim Laktase
Menghidrolisis gula susu (laktosa) menjadi molekul glukosa dan galaktosa.
Aminopeptidase
Eksopeptidase usus halus yang memotong asam amino satu per satu dari ujung terminal amina peptida.
Dipeptidase
Memecah ikatan peptida pada molekul dipeptida menghasilkan dua molekul asam amino bebas.
Nukleotidase dan Nukleosidase
Menguraikan nukleotida menjadi nukleosida, basa nitrogen, ribosa, dan fosfat bebas.
Vili dan Mikrovili
Tonjolan mukosa usus yang memperluas area permukaan secara drastis untuk memaksimalkan absorpsi zat gizi.
Pembuluh Lakteal (Kilas)
Kapiler limfatik di dalam vili usus yang berfungsi menyerap asam lemak rantai panjang dan kilomikron.
Pembuluh Kapiler Darah Vili
Menyerap monosakarida, asam amino, vitamin larut air, dan membawanya ke vena porta hepatika.
Ileum (Usus Penyerapan)
Segmen akhir usus halus yang khusus menyerap vitamin B12, garam empedu daur ulang, dan sisa air.
Katup Ileosekal
Mencegah aliran balik materi sisa dari sekum usus besar kembali menuju lumen ileum.
Sekum (Usus Buntu Awal)
Kantung awal usus besar yang menerima kimus tak tercerna dan menghubungkan ileum dengan kolon.
Kolon (Usus Besar)
Tempat utama reabsorpsi air, penyerapan elektrolit, serta pembentukan feses padat dari limbah makanan.
Mikrobioma Usus Besar
Bakteri simbiotik yang memfermentasi serat tak tercerna dan memproduksi vitamin K serta biotin.
Fermentasi Serat oleh Bakteri
Proses mikroba menghasilkan asam lemak rantai pendek (SCFA) seperti asetat, propionat, dan butirat.
Rektum
Bagian distal usus besar yang berfungsi menampung feses sementara sebelum refleks defekasi dipicu.
Anus dan Sfingter Anal
Kanal akhir berotot sfingter internal (involunter) dan eksternal (volunter) pengatur pembuangan feses.

Versi lain dari topik ini