Kebutuhan & Pelaku Ekonomi

Dibagikan oleh pengguna Flashcards.gg · dibuat dengan AI · Laporkan set ini

Materi tentang konsep dasar pemenuhan kebutuhan manusia dan peran pelaku ekonomi. Ditujukan untuk pelajar tingkat sekolah.

52 kartu Bahasa Indonesia Tingkat: Sekolah Ekonomi Dipublikasikan
Ketuk kartu untuk membalik

Kartu · 52

Kebutuhan Manusia
Segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan mencapai kesejahteraan.
Keinginan
Hasrat terhadap barang atau jasa yang tidak mutlak harus dipenuhi karena kelangsungan hidup tidak terancam tanpanya.
Kelangkaan (Scarcity)
Kondisi di mana alat pemuas kebutuhan terbatas jumlahnya dibandingkan kebutuhan manusia yang tidak terbatas.
Kebutuhan Primer
Kebutuhan pokok yang mutlak dipenuhi demi bertahan hidup, contohnya makanan, pakaian, dan tempat tinggal.
Kebutuhan Sekunder
Kebutuhan pelengkap yang dipenuhi setelah kebutuhan pokok terpenuhi, contohnya lemari es dan sepeda motor.
Kebutuhan Tersier
Kebutuhan akan barang mewah untuk meningkatkan status sosial, contohnya perhiasan mahal dan mobil mewah.
Kebutuhan Jasmani
Kebutuhan yang berhubungan langsung dengan fisik atau raga manusia, contohnya berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi.
Kebutuhan Rohani
Kebutuhan yang berkaitan dengan kejiwaan, pikiran, dan ketenangan jiwa, contohnya ibadah dan rekreasi.
Kebutuhan Sekarang
Kebutuhan mendesak yang pemenuhannya tidak dapat ditunda, contohnya obat-obatan bagi orang yang sakit keras.
Kebutuhan Masa Depan
Kebutuhan yang pemenuhannya dapat dipersiapkan sejak dini untuk waktu yang akan datang, contohnya tabungan pendidikan.
Kebutuhan Individu
Kebutuhan yang dirasakan dan dimanfaatkan secara pribadi, contohnya kacamata bagi penderita gangguan mata.
Kebutuhan Kolektif
Kebutuhan bersama yang dimanfaatkan secara kelompok atau umum, contohnya jalan raya dan rumah sakit umum.
Barang Bebas
Barang pemuas kebutuhan yang diperoleh tanpa pengorbanan biaya karena jumlahnya berlimpah, contohnya sinar matahari.
Barang Ekonomi
Barang yang ketersediaannya terbatas sehingga memerlukan pengorbanan ekonomi untuk mendapatkannya, contohnya beras dan baju.
Barang Illith
Barang yang jika jumlahnya berlebihan justru menimbulkan bahaya atau malapetaka, contohnya air banjir dan api kebakaran.
Barang Substitusi
Barang yang fungsinya dapat saling menggantikan barang lain, contohnya singkong menggantikan nasi sebagai sumber karbohidrat.
Barang Komplementer
Barang yang kegunaannya optimal jika digunakan bersama barang lain, contohnya bensin untuk menggerakkan sepeda motor.
Barang Mentah
Bahan baku yang belum diolah sama sekali dari alam, contohnya getah karet dan kayu gelondongan.
Barang Setengah Jadi
Barang yang sudah melalui proses pengolahan tetapi belum siap pakai, contohnya benang tenun dan tepung terigu.
Barang Jadi
Barang hasil produksi yang siap langsung dikonsumsi atau digunakan konsumen, contohnya pakaian jadi dan roti kemasan.
Skala Prioritas
Daftar urutan kebutuhan yang disusun berdasarkan tingkat urgensi atau kepentingannya untuk dipenuhi terlebih dahulu.
Biaya Peluang (Opportunity Cost)
Nilai manfaat barang atau jasa terbaik yang terpaksa dikorbankan karena memilih alternatif keputusan lain.
Prinsip Ekonomi
Panduan bertindak untuk mendapatkan hasil tertentu dengan pengorbanan sekecil-kecilnya atau hasil maksimal dari modal tertentu.
Kegiatan Produksi
Aktivitas menghasilkan atau menambah nilai guna suatu barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.
Kegiatan Distribusi
Aktivitas menyalurkan barang dan jasa dari produsen menuju konsumen akhir secara efektif dan tepat waktu.
Kegiatan Konsumsi
Aktivitas menggunakan, memanfaatkan, atau mengurangi nilai guna barang dan jasa secara bertahap atau sekaligus.
Rumah Tangga Konsumen (RTK)
Kelompok masyarakat yang berperan memakai barang/jasa sekaligus pemilik faktor-faktor produksi dasar.
Peran RTK sebagai Konsumen
Membeli dan memanfaatkan barang serta jasa yang dihasilkan oleh produsen untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Peran RTK sebagai Penyedia Faktor Produksi
Menyediakan tanah, tenaga kerja, modal, serta keahlian manajerial kepada Rumah Tangga Produsen.
Pendapatan Upah (Wage)
Balas jasa yang diterima oleh RTK atas penyediaan tenaga kerjanya dalam proses produksi perusahaan.
Pendapatan Sewa (Rent)
Balas jasa yang diterima RTK karena menyewakan tanah atau lahan miliknya kepada pihak produsen.
Pendapatan Bunga (Interest)
Kompensasi finansial yang didapatkan RTK atas modal dana yang dipinjamkan atau diinvestasikan kepada produsen.
Pendapatan Laba (Profit)
Keuntungan yang diperoleh RTK atas keahlian wirausaha, pengambilan risiko, dan pengelolaan bisnis.
Rumah Tangga Produsen (RTP)
Pelaku ekonomi berupa badan usaha yang memproduksi barang atau jasa untuk dijual kembali kepada masyarakat.
Peran RTP sebagai Produsen
Mengombinasikan faktor-faktor produksi untuk menciptakan barang dan jasa yang dibutuhkan konsumen.
Peran RTP sebagai Pengguna Faktor Produksi
Menyerap tenaga kerja, menyewa lahan, dan meminjam modal yang dimiliki oleh Rumah Tangga Konsumen.
Peran RTP sebagai Agen Pembangunan
Membantu percepatan pembangunan negara melalui pembukaan lapangan kerja dan penyediaan infrastruktur pendukung.
Rumah Tangga Pemerintah (RTN)
Lembaga negara yang berperan mengatur, mengendalikan, dan mengawasi jalannya roda perekonomian nasional.
Peran Pemerintah sebagai Regulator
Menerbitkan regulasi, izin usaha, serta kebijakan fiskal dan moneter demi stabilitas perekonomian.
Peran Pemerintah sebagai Konsumen
Membeli perlengkapan kantor, kendaraan dinas, dan senjata militer guna menjalankan fungsi birokrasi negara.
Peran Pemerintah sebagai Produsen
Menghasilkan barang dan jasa strategis bagi kepentingan publik melalui BUMN, contohnya penyediaan listrik PLN.
Peran Pemerintah sebagai Pengendali Distribusi
Memastikan ketersediaan bahan pokok dan mendistribusikan subsidi bantuan pangan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Masyarakat Luar Negeri (MLN)
Pelaku ekonomi antarnegara yang terlibat dalam hubungan ekonomi internasional, baik perdagangan maupun investasi.
Ekspor
Kegiatan penjualan barang atau jasa dari dalam negeri ke pasar luar negeri untuk menambah devisa negara.
Impor
Kegiatan pembelian barang atau komoditas dari luar negeri untuk mencukupi kebutuhan pasokan domestik.
Peran MLN dalam Aliran Modal
Menanamkan modal asing secara langsung (PMA) atau portofolio investasi untuk mendanai proyek ekonomi dalam negeri.
Pertukaran Tenaga Kerja dengan MLN
Pengiriman tenaga kerja migran ke luar negeri dan penerimaan tenaga ahli asing ke dalam negeri.
Diagram Arus Melingkar Dua Sektor
Model perputaran arus barang dan uang sederhana yang hanya melibatkan interaksi RTK dan RTP.
Diagram Arus Melingkar Tiga Sektor
Model interaksi arus ekonomi yang melibatkan tiga pelaku utama: RTK, RTP, dan Rumah Tangga Pemerintah.
Diagram Arus Melingkar Empat Sektor
Model sistem perekonomian terbuka yang mengikutsertakan interaksi RTK, RTP, Pemerintah, dan Masyarakat Luar Negeri.
Pasar Output
Tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli barang dan jasa hasil produksi.
Pasar Input
Tempat bertemunya penawaran dan permintaan faktor-faktor produksi seperti modal, lahan, dan tenaga kerja.