UTS Ekonomi Makro
Dibagikan oleh pengguna Flashcards.gg · dibuat dengan AI · Laporkan set ini
Materi ujian tengah semester ekonomi makro yang membahas pendapatan nasional, PDB, inflasi, deflasi, serta pendekatan dan rumus perhitungannya untuk mahasiswa.
Ketuk kartu untuk membalik
Kartu · 35
- Pendapatan Nasional
- Jumlah seluruh pendapat yg detiremia oleh masyarakat/pelaku ekonomi pada sebuah negara dalam kurun waktu tertentu.
- Peran PDB bagi Perekonomian
- 1. Indokator utama untk mengukur pertumbuhan ekonomi 2. Merancang Kebijakan Fiskal 3. Membantu memetakan sektor mana saja yg dominan memberikan nilai tambah 4. Alat Pembanding Kinerja
- Cara meningkatkan PDB pada suatu daerah
- 1. mengembangkan sektor unggulan 2. menarik investasi 3. pembangunan infrastruktur 4. meningkatkan kualitas sdm
- PDB
- nilai barang dan jasa ahir yg di produksi suatu negara
- Inflasi Deflasi
- kenaikan terus menerus penurunan terus menerus
- 3 Pendekatan Pengukuran Pendapatan Nasional
- 1. Pendekatan Produksi 2. Pendekatan Pendapatan 3. Pendekatan Pengeluaran
- Rumus Pendekatan Pengeluaran
- Y = C + I + G + (X - M) C: Konsumsi I: Investasi G: Belanja Pemerintah X: Ekspor M: Impor
- Rumus Pendekatan Pendapatan
- Y = w + r + i + p w: upah (wage) r: sewa (rent) i: bunga (interest) p: laba (profit)
- Pendekatan Produksi
- Menghitung nilai tambah (value added) dari setiap sektor produksi barang/jasa dalam kurun waktu tertentu Rumus: Y = (P1 x Q1) + (P2 x Q2) + ... + (Pn x Qn)
- Tujuan Menghitung Pendapatan Nasional
- 1. Mengetahui struktur perekonomian 2. Mengetahui tingkat kemakmuran masyarakat 3. Dasar penentuan kebijakan pemerintah 4. Membandingkan perekonomian antarwaktu/antarnegara
- Pengertian Teori Pertumbuhan Endogen
- Teori ekonomi yg menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi didorong oleh faktor internal perekonomian (seperti inovasi, modal manusia, dan R&D), bukan faktor eksogen/luar.
- Model AK
- Model dasar pertumbuhan endogen tanpa diminishing returns terhadap modal. Rumus: Y = AK (Y = output, A = tingkat teknologi konstan, K = modal fisik & manusia).
- Peran Modal Manusia (Human Capital) dlm Model Endogen
- 1. Mendorong inovasi dan produktivitas tenaga kerja 2. Mencegah penurunan imbal hasil modal (diminishing return) 3. Menghasilkan spillover efek positif bagi perekonomian
- Perbedaan Pertumbuhan Solow (Eksogen) vs Endogen
- Solow: Kemajuan teknologi berasal dari luar sistem (eksogen) dan ada diminishing returns. Endogen: Kemajuan teknologi dihasilkan dari dlm sistem via inovasi & investasi SDM, tanpa batas penurunan hasil.
- Faktor Pendorong Pertumbuhan dlm Model Endogen
- 1. Investasi Riset dan Pengembangan (R&D) 2. Peningkatan kualitas pendidikan & SDM 3. Perlindungan hak kekayaan intelektual (paten) 4. Kebijakan pemerintah yg mendorong inovasi
- Penyebab Inflasi Berdasarkan Asalnya
- 1. Demand-Pull Inflation (tarikan permintaan yg tinggi) 2. Cost-Push Inflation (dorongan kenaikan biaya produksi)
- Tingkat Keparahan Inflasi
- 1. Ringan (< 10% per tahun) 2. Sedang (10% - 30% per tahun) 3. Berat (30% - 100% per tahun) 4. Hiperinflasi (> 100% per tahun)
- Dampak Negatif Deflasi bagi Perekonomian
- 1. Penurunan upah dan pendapatan dunia usaha 2. Peningkatan angka pengangguran (PHK) 3. Penurunan konsumsi krn menunda belanja 4. Beban utang riil makin meningkat
- Indeks Harga Konsumen (IHK)
- Indikator yg mengukur perubahan rata-rata harga sekelompok barang dan jasa yg biasa dikonsumsi oleh rumah tangga dlm periode tertentu
- Stagflasi
- Kondisi ekonomi di mana terjadi inflasi tinggi yg disertai pertumbuhan ekonomi stagnan (rendah/minus) dan angka pengangguran tinggi
- Dampak Ketidakpastian Ekonomi terhadap Investasi
- 1. Investor menunda komitmen modal jangka panjang 2. Biaya modal (cost of capital) meningkat 3. Pengalihan aset ke safe haven (emas, valuta kuat)
- Kebijakan Moneter Mengatasi Inflasi
- 1. Menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) 2. Operasi pasar terbuka dgn menjual surat berharga (SBI) 3. Menaikkan giro wajib minimum (GWM)
- Kebijakan Fiskal Mengatasi Deflasi
- 1. Menambah pengeluaran belanja pemerintah 2. Menurunkan tarif pajak untuk mendorong daya beli 3. Menyalurkan bantuan sosial / subsidi tunai
- Sumber Ketidakpastian Ekonomi
- 1. Konflik geopolitik dan perang global 2. Volatilitas harga komoditas utama (energi, pangan) 3. Ketidakstabilan pasar keuangan global 4. Perubahan kebijakan pemerintah yg mendadak
- Pihak yang Dirugikan oleh Inflasi
- 1. Orang berpendapatan tetap (pegawai/buruh) 2. Kreditur / pemberi pinjaman dgn bunga tetap 3. Penabung yg tingkat bunga tabungannya di bawah laju inflasi
- Pengertian Pengangguran
- Angkatan kerja yang sedang mencari pekerjaan, mempersiapkan usaha, atau belum mendapatkan pekerjaan yang sesuai.
- Jenis Pengangguran Berdasarkan Penyebabnya
- 1. Pengangguran Friksional 2. Pengangguran Struktural 3. Pengangguran Siklikal (Konjungtur) 4. Pengangguran Musiman
- Pengangguran Friksional
- Pengangguran yang terjadi karena adanya jeda waktu, kesulitan informasi, atau mobilitas saat seseorang berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain.
- Pengangguran Struktural
- Pengangguran akibat ketidakcocokan (mismatch) antara keahlian pencari kerja dengan kebutuhan keterampilan yang dicari oleh industri.
- Pengangguran Siklikal
- Pengangguran yang muncul karena penurunan permintaan agregat atau terjadinya resesi/perlambatan dalam siklus ekonomi.
- Dampak Pengangguran terhadap Perekonomian
- 1. Menurunkan PDB riil 2. Menurunkan penerimaan pajak negara 3. Meningkatkan beban belanja sosial pemerintah 4. Menurunkan standar hidup dan daya beli masyarakat
- Dampak Revolusi Industri 4.0 terhadap Ketenagakerjaan
- 1. Terjadinya otomatisasi dan digitalisasi pekerjaan rutin 2. Pergeseran kebutuhan ke keterampilan digital 3. Ancaman technological unemployment (pengangguran teknologi) 4. Munculnya jenis pekerjaan baru (gig economy)
- Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK)
- Persentase perbandingan antara jumlah angkatan kerja dengan total penduduk usia kerja. Rumus: (Angkatan Kerja / Penduduk Usia Kerja) x 100%
- Cara Menghitung Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT)
- TPT = (Jumlah Penganggur / Total Angkatan Kerja) x 100%
- Kebijakan Mengatasi Pengangguran di Era Disrupsi Teknologi
- 1. Program pelatihan ulang (reskilling) dan peningkatan keterampilan (upskilling) 2. Reformasi kurikulum pendidikan vokasi sesuai kebutuhan industri 3. Pemberian insentif bagi wirausaha berbasis teknologi